Atraksi Massa Bangunan Modern Dan Asimetris

0
368

Jumlah dan bentuk kolom yang tidak simetris, fasad bangunan yang plastis, dan permeabilitas tinggi terhadap cahaya adalah tiga hal yang menjadi keunikan rumah ini. Bentuk massa bangunannya seakan mencoba merombak tipologi bangunan rumah pada umumnya.

Latar yang hijau dan sejuk menyatu apik dengan bangunan yang plastis dan terkesan berongga. Setiap sudut bangunan diolah dengan baik dan selalu dikaitkan dengan fungsi, jika tidak untuk aktivitas manusia, maka alam masuk untuk “mengisinya”. Ini yang membuat ikatan antara lingkungan dan bangunan rumah terasa harmonis.

Kesan formal terlihat dari pemakaian material kaca, juga garis-garis desainnya yang lurus dan bersih. Sementara kesan iregular kemudian “menimpali” dengan repetisi dinding kaca yang tidak seragam, massa bangunan yang asimetris, dan kesan kostumisasi pada gubahan selubung bangunan.

Rumah ini dibangun dengan mengusung konsep dasar bahwa rumah dan taman merupakan satu kesatuan selayaknya sebuah kota dengan ruang terbuka hijaunya. Pengolahan lahan dibagi sedemikian rupa sehingga rumah dan taman berada dalam perbandingan yang proporsional. Pemilik rumah memang menginginkan sebuah rumah yang tidak saja dapat mewakili estetika personal, tetapi juga memungkinkan interaksi sedekat mungkin dengan alam.

Focal point dari rumah ini adalah sebuah ruangan oval di tengah rumah berupa ruang tamu utama. Seluruh dindingnya terbuat dari kaca yang memungkinkan penghuni dapat menikmati view taman sejauh 360 derajat. Bentuk ovalnya yang membesar ke atas merupakan sebuah upaya untuk menghadirkan citra sebuah kapal sekaligus trik untuk meminimalisasi penggunaan lahan di lantai dasar.

Bentuk ovaloid ini juga adalah sebuah pernyataan tentang iregularitas, di mana kemiringan setiap kolomnya tidak ada yang sama, yang menyebabkan panel dindingnya pun menjadi tidak seragam. Lengkungan ini sebenarnya adalah respons bangunan terhadap taman sebagai “ruang utama”, selain juga merupakan arah terbaik untuk memaksimalkan masuknya

Secara keseluruhan, rumah ini juga adalah sebuah iregularitas, sebuah sistem yang “lentur” yang memungkinkan penghuni ikut andil menerapkan desain sesuai dengan kapasitasnya, tanpa harus mengganggu keseimbangan yang telah terjadi.

*Artikel ini disadur dari artikel berjudul “Membaca Iregularitas” oleh Sylvania Hutagalung yang terbit di majalah Asri edisi September 2015

Foto : Ahkamul Hakim

Arsitek : Budi Lim

Original Article

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here