Atraksi Seni di Terminal 3 Ultimate

0
272

Menghadapi persaingan bisnis yang makin kompetitif, sebuah bandara masa kini tak cukup hanya mengandalkan kelengkapan teknis. Beberapa kelengkapan non-teknis juga diperlukan untuk memberi kesan lebih dan memperkaya pengalaman ruang bagi para pengunjungnya.

PT Angkasa Pura II sedang menyiapkan Terminal 3 Ultimate di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta sebagai sebuah terminal penerbangan dengan kelengkapan teknis bertaraf internasional yang dilengkapi dengan kelengkapan non-teknis yang menampilkan karakter lokal. Seni rupa menjadi “media” yang digunakan oleh perusahaan BUMN pengelola bandara ini untuk memberi nuansa berbeda di Terminal 3 Ultimate.

Sejumlah karya seni rupa masa kini akan terpampang di beberapa sudut bandara. PT Angkasa Pura II mengajak beberapa seniman Indonesia untuk ikut memberi warna baru di terminal ini. Seniman yang diundang merupakan seniman Indonesia yang memiliki rekam jejak yang jelas dalam perkembangan seni rupa rupa Indonesia dan telah dikenal di pentas internasional.

Setelah melalui proses kurasi dari tim kurator yang terdiri atas kurator ahli, praktisi seni rupa, dan akademisi, terpilihlah 12 seniman untuk menampilkan karyanya di Terminal 3 Ultimate. Mereka adalah Eko Nugroho, Angki Purbandono, Tromarama, Edi Prabandono, Nus Salomo, Pintor Sirait, Ichwan Noor, Awan Simatupang, Galam Zulkifli, Nasirun, Indiegurillas, dan Sardono W. Kusumo.

Sebagian karya seni rupa akan ditampilkan secara permanen dan sebagian lagi ditampilkan secara temporer baik di ruang luar bandara maupun ruang dalam bandara. Beberapa karya juga akan dipamerkan di ruangan pameran yang ada di Terminal 3 Ultimate yang disebut Galeri Indonesia Kreatif. Karya seni rupa ini mengambil tema Indonesia Menari.

“Konsep bandara sebagai galeri seni akan coba diterapkan kembali pada saat pembangunan bandara-bandara baru di Indonesia,” ujar Budi Karya Sumadi, Presiden Direktur PT Angkasa Pura II. Ini merupakan bentuk komitmen PT Angkasa Pura II terhadap industri kreatif di Indonesia. Harapannya, bandara dapat menjadi panggung prestisius bagi para seniman Indonesia untuk menampilkan karyanya.

Foto : Dok. Angkasa Pura

Original Article

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here