Beberapa Tips Seputar Telur dan Unggas

0
499

Beberapa Tips Seputar Telur dan Unggas

  1. Menyimpan daging ayam

Segera setelah sampai di rumah, bershikan daging ayam. Jika tidak segera dimasak, simpan dalam freezer. Sebelum menyimpannya, bungkus menggunakan cling film/alumunium foil. Jika Anda membeli untuk beberapa kali memasak, bagi ayam dalam 1 porsi kali masak, lalu bungkus masing-masing porsi tersebut. Jika Anda membeli ayam dalam kondisi bersih dan terbungkus. Anda dapat langsung menyimpannya di freezer atau melapisi pembungkusnya kembali dengan cling film/alumunium foil.

  1. Memilih daging ayam

Apabila membeli karkas utuh, perhatikan leher ayam untuk memastikan penyembelihan dilakukan secara sempurna. Jangan membeli ayam dengan warna merah kebiruan atau memar pada kulitnya, terutama dareah sayap. Hal ini merupakan indikasi bahwa ayam tersebut sudah mati sebelum disembelih. Jangan pula membeli ayam yang cacat, seperti tulangnya patah atau kurang bersih (masih banyak bulu-bulu jarumnya). Pilih ayam yang beraroma normal, dagingnya kenyal tidak busuk, dan tidak berbau kimia yang menyengat.

Baca Juga : Berbagai Tips Seputar Daging

  1. Memisahkan putih dan kuning telur

Siapkan 2 wadah untuk putih dan kuning telur. Pecahkan telur dengan mengetuknya pada pinggiran mangkuk. Pastikan retakannya tepat pada bagian tengah telur. Pegang kedua pecahan kulit telur dengan kedua tangan. Pindahkan berulang ulang isi telur dari kedua pecahan kulit sambil menumpahkan sedikit-demi sedikit bagian putih telur sampai yang tertinggal hanya bagian kuningnya. Terakhir, pindahkan kuning telur ke dalam wadah lain yang telah disiapkan . Lakukan semuanya di atas wadah putih telur, untuk menampung tumpahannya

  1. Membekukan telur

Apabila telur harus disimpan dalam waktu yang cukup lama maka telur harus disimpan dalam freezer. Telur harus dikeluarkan dari cangkangnya terlebih dahulu. Telur dapat disimpan bersama, atau terpisah antara bagian putih dan kuningnya. Aduk telur sebelum disimpan, tambahkan garam atau gula pada telur yang dibekukan secara terpisah. Hal ini dimaksudkan agar kuning telur tidak terlalu kental setelah dibekukan selama waktu tertentu. Simpan dalam kemasan kedap udara dan beri label. Lelehkan telur pada refigerator sebelum digunakan dalam semalam

  1. Menyimpan telur

Simpan telur dalam kulkas pada rak yang terdekat dengan freezer bukan pada rak telur di pintu kulkas. Hal ini disebabkan suhu pada rak pintu kulkas tidak cukup dingin. Jika membeli telur pada boks telur, simpan bersama dengan boksnya. Anda juga bisa menyimpan telur dalam wadah tertutup untuk mengurangi penguapan. Pastikan posisi ujung telur yang runcing berada di bawah untuk menghindari kerusakan kantong udara.

  1. Menentukan kesegaran telur

Rendam telur pada wadah berisi air garam. Jika telur tenggelam, berarti telur masih segar. Jika telur mengambang maka telur sudah tidak segar. Hal ini disebabkan semakin lama umur telur, semakin besar ukuran kantong udaranya sehingga telur semakin ringan

  1. Praktis menyimpan putih telur

Cara praktis menyimpan putih telur sisa dalam freezer adalah dengan menuangkan dalam cetakan es baru, kemudian dibekukan. Setelah beku, ambil bongkahan es putih telur dan masukkan dalam plastik dan simpan dalam freezer. Jika akan digunakan, keluarkan dari freezer dan simpan semalam di kulkas sampai mencair. Dua sendok makan putih telur cair sama dengan 1 putih telur segar

Beberapa Tips Seputar Telur dan Unggas

  1. Memasak bebek

Pilihlah yang masih muda, biasanya berukuran sedang. Jika membeli bebek impor maka Ada bebas memilih. Hal ini biasanya daging bebek impor biasanya sama empuknya dengan daging ayam. Rebus bebek dengan aneka rempah untuk menghilangkan amis, misalnya dengan jahe, bawang putih, dan daun jeruk. Rebus selama 1 jam lebih, setelah itu bebek siap dimasak.

  1. Mengupas telur matang

Pilihlah telur yang tidak terlalu baru, kira-kira lebih dari 5 hari. Telur yang terlalu muda akan sulit dikupas. Tambahkan 1 sendok teh garam ketika merebus. Setelah direbus, segera rendam telur dalam air dingin atau siram dengan air mengalir sampai telur dingin. Perendaman dengan air dingin akan menyebabkan terbentuknya lapisan uap antara kulit telur dan putih telur sehingga mempermudah pengupasan.

  1. Menentukan lama simpan daging ayam dalam kulkas.

Daging ayam dan jenis unggas yang lain tidak boleh berada dalam suhu ruang (25 oC) lebih dari 3 jam. Daging yang segar dapat disimpan dalam kulkas selama 1 atau 2 hari. Adapun daging unggas yang telah dimasak misalnya ayam goreng, opor ayam, dan sebagainya dapat disimpan di dalam kulkas selama 3-4 hari. Maskan bersaus hanya dapat disimpan selama 2 hari. Untuk waktu penyimpanan yang lebih lama, letakan daging pada freezer

The post Beberapa Tips Seputar Telur dan Unggas appeared first on infoloka.com.

Original Article

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here