Berbagai Tips dan Trik Seputar Makanan Laut (Seafood)

0
313
  1. Membersihkan sisik ikan

Kesulitan utama dalam membersihkan sisik ikan adalah memegang permukaan ikan yang licin. Agar lebih mudah, lumuri kedua tangan dengang garam sehingga permukaan ikan tidak terlalu licin ketika dipegang.

  1. Membuat kaldu ikan

Kaldu ikan dapat dibuat dari kepala ikan sisa yang masih segar atau kepala ikan yang dijual di pasar dengan harga yang lebih murah. Cuci kepala ikan sampai bersih, masukan ke dalam air mendidih, kemudian rebus dengan api kecil agar kaldu tidak keruh. Tambahkan daun bawang dan bawang bombay ke dalam rebusan. Setelah mendidih, saring kaldunya. Jika tidak segera digunakan, tempatkan kaldu dalam plastik tahan panas dan masukan ke dalam freezer. Cairkan kaldu ketika akan digunakan.

Baca Juga : Berbagai Tips Seputar Bumbu

  1. Membeli ikan

Pilih ikan segar yang memiliki ciri-ciri dagingnya kenyal, bila ditekan kembali ke bentuk semula, dan matanya jernih. Insang berwarna merah terang, sisiknya tidak mudah lepas dan ikan tidak berlendir. Jika tersedia, minta penjual ikan memasukan kantung es batu dalam kantung ikan Anda. Cara ini dimaksudkan supaya ikan tetap segar sesampai di rumah.

  1. Membersihkan perut ikan

Jika Anda tidak terampil membersihkan ikan, minta penjualnya membersihkan ikan yang Anda beli. Apabila Anda harus membersihkan ikan sendiri, hati-hati saat membuang isi perutnya. Usahakan mengeluarkan empedu secara utuh. Empedu yang pecah biasanya menyebar kemana-mana hingga rasa ikannya bukan saja amis, tetapi juga pahit. Setelahnya,cuci sampai bersih.

  1. Menyimpan lean fish

Lean fish adalah ikan yang mengandung lemak kurang dari 4 % total bobot tubuhnya. Lean Fish antara lain ikan cod, ikan seabeam dan sebagian besar ikan air tawar. Gunakan freezer untuk menyimpan ikan dalam waktu lama. Caranya dengan merendam ikan dalam larutan garam ( ¼ cangkir garam dalam 4 cangkir air) selama ½ menit, lalu tiriskan. Perendama akan menghasilkan tekstur yang lebih kokoh dan mencegah kehilangan air saat disimpan dalam freezer. Setelah itu lakukan metode glasing atau balok es.

  1. Metode glassing

Tempatkan ikan utuh yang sudah dipotong dalam plastik polythene, atau jenis plastik lain. Jangan gunakan plastik belanja yang berwarna hitam atau bertulis. Letakkan ikan yang telah terbungkus dalam freezer sampai membeku. Keluarkan ikan dari freezer dan dari wadah. Celup ikan beberapa detik dalam air es. Kembalikan ke freezer dalam keadaan terbungkus sampai terbentuk lapisan es di bagian luar ikan. Ulangi pencelupan sampai lapisan es yang terbentuk setebal 7 mm. Setelah itu, bungkus ikan dengan pembungkus kedap udara, beri label dan simpan di freezer.

  1. Memasak udang

Hindari memasak udang terlalu lama di atas api karena daging udag sangat lembut. Pakailah api besar supaya udang cepat matang. Jika terlalu lama dimasak akan menyebabkan cairan udang yang penuh gizi menjadi larut. Agar udang rebus tampak cantik dengan warna khas kemerahan dan tidak anyir, masukan setetes cuka ke air rebusannya.

  1. Agar ikan tidak berbau amis

Setelah membersihkan dan sebelum menyimpan atau memasaknya lumuri ikan dengan garam, parutan jahe atau jeruk nipis.

  1. Memasak kepiting

Rebus air kira-kira sampai dapat merendam seluruh kepiting. Tambahkan jahe yang sudah dimemarkan dan beberapa lembar daun salam. Bila sudah mendidih, masukkan kepiting satu per satu. Setelah kira-kira 15 menit dan batok kepiting sudah berwarna merah, angkat lalu tiriskan. Kepiting siap dimasak.

  1. Memilih kepiting dan rajungan

Pilih kepiting dan rajungan yang masih lengkap capit-capitnya dan tidak cacat. Pilih yang masih hidup, ditandai dengan capitnya yang masih bergerak atau matanya keluar masuk. Pilih kepiting dan rajungan yang besar dan berat karena memiliki banyak daging.

Berbagai Tips dan Trik Seputar Makanan Laut (Seafood)

  1. Membersihkan kepiting

Dalam keadaan masih terikat, letakkan kepiting di atas talenan, dengan bagian dada menghadap ke arah Anda. Belah kepiting tepat di tengah badan dengan pisau tajam, tetapi jangan sampai membelah batoknya. Setelah jari-jarinya tak bergerak lagi, lepaskan tali yang mengikat badannya. Lepaskan bagian kepiting yang terbelah dari batoknya, buang insang kepiting dan ujung-ujung jari yang tak berdaging. Cuci bersih dengan air mengalir, sambil membuang isi perut yang tampak kehijauan. Bagian yang berwarna kekuningan tubuh kepiting bukanlah kotoran, melainkan lemak. Pukul capit dengna gagang pisau agar bumbu meresap hingga ke daging capit. Batok kulit yang sudah dilepas tak perlu dibuang. Jika di sekitar bagian dalam tampak sesuatu yang menempel, bagian ini pun enak dimakan. Cuci saja di bawah aliran air tanpa dikorek.

  1. Agar cumi tidak alot saat ditumis

Masukan cumi yang sudah dicuci bersih ke wajan. Taburkan sedikit garam dan gula pasir, nyalakan api kecil, lalu tutup wajan. Biarkan hingga cumi mengeluarkan air dan biarkan hingga surut, angkat dan tiriskan. Tumis bumbu, masukkan cumi, lalu masak sebentar.

  1. Mengurangi kadar garam ikan asin

Jika Anda pecinta ikan asin, tetapi khawatir dengan kadar garamnya yang terlalu tinggi atau tidak suka rasa yang terlalu asin. Ada cara yang praktis. Rendam ikan asin yang telah dibungkus kertas dalam air cucian beras selama 3-4 jam. Setelah itu, cuci bersih lalu keringkan sebelum digoreng atau dimasak.

  1. Menguliti ikan

Jika Anda ingin menguliti ikan yang kulitnya agak tebal, potonglah badan ikan secara horizontal hingga melintasi bagian ekornya. Setelah itu tarik kulit ikan dengan satu tangan dan tekan dengan gerakan seperti menggeregaji. Terakhir gunakan pisau untuk memotong bagian tersulit di antara daging dan kulit.

  1. Memilih udang

Pilihlah udang yang masih segar. Udang segar akan menyebarkan aroma yang khas. Warna udang segar jernih bersih dan agar berbintik hitam. Jangan pilih udang yang sudah berbau anyir. Udang yang sudah tidak segar, badannya lembek dan kulitnya mudah mengelupas.

  1. Mengupas udang

Sebelum mengupas udang, cuci terlebih dahulu hingga bersih. Masukkan ke dalam wadah lalu siram dengan air panas secukupnya. Warna kulit udang pun akan berubah menjadi merah. Setelah itu, buang air panasnya. Kini, udang siap dikuliti. Belah punggung udang yang sudah dikuliti sepanjang badannya dan tak lebih dari ½ cm dalammnya. Keluarkan isi perut udah yang berada di punggung tersebut (bentuknya seperti tali berwarna hitam). Setelah itu, cuci bersih. Untuk mengawetkannya dalam freezer, tiriskan udang tersebut untuk beberapa saat lamanya, lalu masukkan ke dalam kantong plastik atau wadah lain.

Baca Juga : Beberapa Tips Seputar Telur dan Unggas

The post Berbagai Tips dan Trik Seputar Makanan Laut (Seafood) appeared first on infoloka.com.

Original Article

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here