5 Prinsip Mendasar Bagaimana Mendesain & Mendekorasi Ruangan agar Memiliki Dampak Positif, Menurut Studi Neuro-Perancang Bangunan

0
4

Dalam neuro-Perancang Bangunan, relasi antara pemilihan desain Tata ruang dalam dan kesehatan dibuktikan secara ilmiah. pikiran dan otak bereaksi terhadap benda-benda, terutama terhadap desain.

Interiordesign.id – Pencahayaan, pemilihan warna atau bahkan tinggi rendahnya atap atau langit-langit sebuah ruangan, dan riset terkini, telah membuktikan yang sangat signifikan terhadap kesehatan fisik dan psychological seseorang.

Menurut studi neuro-Perancang Bangunan, cabang ilmu yang mempelajari respon otak dan tubuh terhadap Perancang Bangunan bangunan atau ruangan, pemilihan pencahayaan yang buruk misalnya, dapat meningkatkan risiko kanker. Tinggi rendahnya atap atau langit-langit sebuah ruangan memiliki dampak langsung terhadap bagian kiri dan kanan pada otak. Pemilihan pencahayaan juga memiliki dampak yang tak jauh berbeda.

Dr Eve Edelstein MArch PhD, seorang pengajar neuro-Perancang Bangunan, di the School of Structure & Planning and Panorama Structure, the Institute of Place and Wellbeing, di Universitas Arizona, telah membuktikan adanya relasi nyata antara neuro science atau ilmu tentang sistem saraf, dengan ilmu Perancang Bangunan, termasuk di dalamnya pemilihan desain Tata ruang dalam.

Dalam neuro-Perancang Bangunan, relasi antara pemilihan desain Tata ruang dalam dan kesehatan dibuktikan secara ilmiah. Bagaimana pikiran dan otak bereaksi terhadap benda-benda, terutama terhadap desain.

Oleh sebab itu, inilah cara terbaik yang harus Antum pertimbangkan, 5 prinsip saat dan ruangan Bangunan dapat memiliki dampak terhadap kesehatan.

Pencahayaan

Pencahayaan pada ruangan memiliki efek langsung terhadap temper atau suasana hati, terhadap sistem kesehatan tubuh, menurut sains. Memilih dan merencanakan pencahayaan yang tepat untuk ruangan merupakan salah satu bagian terpenting untuk membangun karakter dan mendapatkan suasana positif yang Antum butuhkan.

Pencahayaan, menurut studi neuro-Perancang Bangunan, adalah soal sensasi dan persepsi. Bagaimana kita melihat, mendengar, merasakan, mencium bau-bauan dst.

Pencahayaan memiliki pengaruh langsung pada ritme sirkadian. Sehingga cara terbaik seperti misalnya memilih pencahayaan yang tepat untuk kamar tidur adalah dengan memilih pencahayaan seredup mungkin. Juga rekomendasi berdasarkan neuro-Perancang Bangunan adalah dengan menyingkirkan TV, Komputer atau beragam gadget lainnya yang dapat mendistraksi aktivitas tidur Antum.

desain interior

pencahayaan perfect kamar tidur, by way of lightadvices.com

Bentuk

Bentuk dalam hal ini dapat berarti dan mengarah pada pemilihan furnitur. Menurut riset dan studi Hardvard Medical College, bentuk sebuah objek yang runcing dapat memancing perasaan membahayakan atau terancam, sehingga menimbulkan perasaan negatif terhadap objek tersebut.

Sementara di sisi lain, penelitian yang dilakukan Universitas California menemukan bahwa bentuk “bulat” cenderung merangsang lebih banyak aktivitas otak dibanding dengan furnitur yang berbentuk “kotak”.

desain interior

ruangan dengan rounded furnishings, by way of freshomeObjek

Objek

Objek dalam hal ini adalah segala sesuatu yang ada di Bangunan; furnitur, buku, dekorasi dinding, dll. Ketika Antum menemukan Bangunan Antum begitu berantakan dengan terlalu banyaknya objek-objek yang menyita perhatian dan pikiran, otak Antum seketika dapat merasa sangat kelelahan.

Poin ini sangat berhubungan erat dengan pengambilan keputusan. Sebuah proses yang sangat komplek yang melibatkan seluruh bagian pada otak. Kelelahan dalam pengambilan keputusan, bahkan yang paling sederhana sekalipun, menyebabkan otak bekerja secara default pada pengambilan keputusan yang paling mudah; contohnya seperti memilih membeli makanan siap saji daripada memasak di Bangunan.

Eliminasi segera barang-barang yang Antum anggap sudah tidak berguna dan terpakai. Jangan lupa rencanakan beres-beres ruangan dan lemari secara berkala, sehingga Antum tidak dilanda kelelahan saat Bangunan Antum sudah sedemikian berantakan.

 

desain interior

ruangan yang rapi dan terprganisir dengan baik, by way of rizestudios.com

Pemandangan

Antum mungkin mengetahui sebuah istilah, Biophilia. Adalah sebuah ide di mana manusia memiliki ikatan naluriah dengan mahluk hidup lainnya. Termasuk tanaman.

Para peneliti telah menemukan bahwa tanaman, poster, atau dekorasi Bangunan lainnya semisal wall artwork, dapat mereduksi stress dan meningkatkan konsentrasi.

Menciptakan suasana yang menarik dan menenangkan dengan dekorasi tanaman indoor, kolase foto, adalah salah satu cara terbaik mendapatkan dampak positif dari ruangan. Tanaman indoor dapat memberikan pemandangan dan suasana pure ke dalam Bangunan.

 

desain interior

dekorasi tanaman indoor, by way of rizestudios.com

Pengaturan dan Penataan Ulang

Final however not least, penataan ulang ruangan secara berkala atau setidaknya di saat Antum sudah merasa ada yang tidak beres dengan ruangan, adalah cara paling mudah mendapatkan kembali karakter dan suasana positif yang Antum butuhkan.

Carrie Barron, M.D, penulis buku The Creativity Remedy: Construct Happiness With Your Personal Two Palms, dalam kolomnya di Psychology Today, mengatakan bahwa menata ulang furnitur selalu membuatnya merasa lebih baik.

desain interior

by way of rooivalk

Ada pertanyaan tentang desain Tata ruang dalam Bangunan Antum? Desainer Kita siap menjawabnya

Tags: Desain Tata ruang dalam Bangunan, Desain Bangunan, Manfaat desain Tata ruang dalam Bangunan, neuro science, neuro-Perancang Bangunan, Pentingnya desain Tata ruang dalam Bangunan, prinsip dekorasi, Prinsip desain Tata ruang dalam



Source link

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here