Transterior, Tren Desain Tata ruang dalam yang Selaras dengan Alam

0
3

Jamie Durie, seorang desainer asal Australia belum lama ini mengunjungi Indonesia, mengatakan bahwa untuk tahun ini cenderung menggunakan bahan dasar yang berasal dari .

Interiordesign.id – Seperti dikutip CNN Indonesia beberapa waktu lalu; “Variasi desain mebel belum banyak pilihannya di pasaran. Sekarang ini, tren desain Tata ruang dalam yang populer ke gaya konsep biomimikri di mana bahan dan struktur yang dapat didaur ulang dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Jamie datang mengunjungi Indonesia dalam rangka mempromosikan program acara TV terbarunya, The Condo: Rising Stars Version.

Tren desain Tata ruang dalam untuk saat ini, menurutnya menuju kecenderungan orang-orang untuk menyukai konsep transterior, sebuah gagasan desain yang mentransisikan apa yang ada di alam yang kemudian dikreasikan ulang menjadi konsep Tata ruang dalam yang indah.

Sebagai seorang aktivis lingkungan yang berkomitmen untuk konservasi, Jamie sangat menyukai desain-desain bertema pure. Melalui konsep desainnya yang dekat dengan alam, Ia juga ingin menyebarkan rasa mencintai alam.

Tren Desain Tata ruang dalam Ramah Lingkungan

Jika mengamati dan mengamini apa yang menjadi perhatian para desainer Tata ruang dalam, termasuk salah satunya Jamie Durie, kecenderungan tren desain Tata ruang dalam ini memang lebih ke arah penggunaan banyak elemen dan materials alami.

Gaya hidup hijau yang dengan alam seolah menjadi budaya alias kultur baru. Orang-orang mulai berupaya semaksimal mungkin menjadikan dirinya lebih dekat, ramah, serta yang pasti peduli terhadap kelestarian alam.

Tren desain interior

Inexperienced design. ~ by way of inhabitat

Dalam dunia desain Tata ruang dalam, tren yang terus berkembang dalam penataan ruang semakin menegaskan kepedulian para desainer maupun pemilik hunian untuk lebih ‘hijau’. Mengkoneksikan suasana alam ke dalam ruang. Mengkreasi satu ruang hidup yang benar-benar dapat mencitrakan gaya hidup yang selaras dengan alam.

Penggunaan lampu hemat energi telah lama menggantikan lampu-lampu biasa. Penggunaan materials bambu dan kayu reklamasi yang sangat menarik sebagai elemen dan materials konstruksi Tata ruang dalam mampu menghasilkan tampilan ruang yang menawan.

Tren desain interior

~ by way of designrevolver

Atau juga meminimalkan penggunaan materials rotan misalnya. Rotan sintetis dari plastik, kayu olahan dari limbah industri mebel, adalah kecenderungan materials yang banyak direkomendasikan desainer sebagai pengganti material-material alami yang mulai langka. Kelangkaan yang disebabkan eksploitasi yang berlebihan.

Tren desain interior

reclaimed wooden. ~ by way of pinterest

Pun begitu penggunaan rumput sintetis. Elemen dekoratif ini mampu mengkreasi ruangan dengan kesan ‘hijau’ yang kuat namun menjauh dari penggunaan materials alami yang mulai susah didapat.

“Bahan-bahan sintetis dianggap lebih ramah lingkungan karena diperoleh tanpa mengeksploitasi alam/hutan,”  Kata Muhammad Muqofa, salah satu pengajar Jurusan Perancang Bangunan Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS), seperti dikutip timlomagz.

Tren Desain Tata ruang dalam Terbaru

Perkembangan desain Tata ruang dalam memang tidak akan berhenti sampai di sini. Seiring waktu akan selalu lahir sesuatu yang baru dan segar. Juga tidak dapat dipungkiri bahwa konsep Tata ruang dalam yang lebih ramah lingkungan akan terus mendominasi hingga waktu yang sangat lama.

Terlepas dari mannequin dan gaya desain yang digunakan, ‘inexperienced design’ adalah wujud nyata konsep Tata ruang dalam yang mengoneksikan suasana alam. Semua yang berkepentingan dalam dunia desain Tata ruang dalam, para skilled maupun para pemilik Hunian, rupanya lebih menunjukan kepedulian pada kelestarian alam. Memerhatikan darimana sumber-sumber materials yang digunakan, apakah dari sumber yang sustainable atau tidak, adalah salah satunya.

Baca Juga

Tiga Skema Desain Tata ruang dalam yang Sedang Menjadi Tren Saat Ini

Baik Jamie dengan konsep filosofi transterior-nya, ataupun beberapa desainer lokal yang memiliki kecenderungan serupa, tren desain Tata ruang dalam yang lebih ramah lingkungan, membawa suasana alam ke dalam ruangan, mengkoneksikan keduanya, menjadi satu pernyataan tegas bahwa konsep Tata ruang dalam secara umum memiliki keberpihakan kepada kreasi ruang yang hijau. Konsep Tata ruang dalam yang selaras dengan alam.

Persis seperti ditegaskan Jamie kepada CNN Indonesia: “Tren desain kali ini adalah membawa alam ke dalam ruangan. Entah itu bahan dasar mebel atau dekor berasal dari alam, atau wallpaper yang diinspirasikan oleh dedaunan atau alam. Bisa juga tekstil dekor yang mengambil warna-warna alam. Benar-benar membawa alam ke dalam Hunian. Gaya seperti ini juga menghubungkan orang kembali pada alam dan menyehatkan para penghuninya.”

Ada pertanyaan tentang desain Tata ruang dalam Hunian Antum? Desainer Kita siap menjawabnya

Tags: desain Tata ruang dalam, Desain Tata ruang dalam ramah lingkungan, Desain Tata ruang dalam Hunian, desain Tata ruang dalam unik, gaya desain Tata ruang dalam, Konsep Tata ruang dalam



Source link

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here