Introductory Room di Venice Architecture Biennale Didesain dengan Benda Daur Ulang

0
343

Pameran arsitektur tahunan di Venice, Italia, Venice Architecture Biennale Italia telah dibuka. Pergelaran yang ke-15 ini diharapkan dapat menyajikan pandangan baru mengenai berbagai isu-isu global. Ide yang ingin dibagi dengan para pengunjungnya tersebut dapat terlihat melalui salah satu desain area dalam pameran, Introductory Room.

Introductory Room didesain menggunakan 100 ton benda-benda tak terpakai yang didapat dari pembongkaran biennale tahun sebelumnya. Introductory Room diisi dengan instalasi yang menampilkan 14 kilometer papan-papan logam tergantung di plafon. Penggunaan benda-benda tak terpakai dari biennale sebelumnya ini tidak hanya membangkitkan ide recycling, reusing, dan upcycling, tetapi juga mempertimbangkan jumlah limbah yang dihasilkan oleh pameran setelah selesai.

Introductory Room di Venice Architecture Biennale Didesain dengan Benda Daur Ulang

Melengkapi desain tersebut, 10.000 meter persegi dinding plester membagi tiap area dan berfungsi untuk menunjukkan berbagai informasi terkait proyek ini. Ruangan tersebut juga berisi rencana exhibition yang dikurasi oleh arsitek asal Chile dan pemenang 2016 Pritzker Prize, Alejandro Aravena. Gambar dan rencana dalam ruangan tersebut menjamin para pengunjung untuk dapat memiliki gambaran keseluruhan mengenai apa yang akan mereka rasakan atau temui dalam pameran.

Dengan judul “Reporting From The Front”, pameran ini juga bertujuan untuk berbagi dengan masyarakat yang lebih luas mengenai berbagi tindakan yang diambli arsitek untuk membentuk dunia saat ini dan masa depan dengan mempertimbangkan tingginya tanggung jawab arsitek.

Introductory Room di Venice Architecture Biennale Didesain dengan Benda Daur Ulang

Foto & Sumber: designboom

Original Article

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here