Kolaborasi Material Alam Pada Fasad Rumah Modern

0
767

Mengolah bentuk, tekstur dan warna pada wajah bangunan (fasad) merupakan salah satu tantangan tersulit yang kerap dihadapi oleh arsitek. Pada tahap ini, arsitek dituntut untuk kreatif menerjemahkan konsep desain rumah secara menyeluruh melalui tampilan fasad yang atraktif dan representatif.

Salah satu pendekatan desain yang populer digunakan adalah ‘kembali ke alam’ (back to nature), dimana rancangan mengacu atau merespon kondisi alam sekitar hingga aplikasi material alam pada elemen arsitektur seperti lantai dan dinding. Salah satu contoh desain fasad yang banyak menggunakan material alam tampak pada rumah dua lantai rancangan arsitek Imron Yusuf di wilayah Jakarta Selatan.

Fasad rumah yang diberi nama ‘Stretch House’ ini didominasi berbagai macam material alam yang berpadu dengan apik. Paduan beton ringan aerasi dan pagar baja transparan menjadi pagar yang unik. Mendongak ke arah atas, kemegahan bangunan nampak dari bentuk kubus yang dibalut olahan bata ekspos dan plester-aci. Tampilannya semakin memukau berkat atap pelana yang memanjang di salah satu sisinya.

Dalam prosesnya, arsitek turut memerhatikan tiap detil yang ada di sudut rumah. Pagar yang menghubungkan teras dengan area taman misalnya, terbuat dari rangkaian rooster yang menempel pada struktur baja. Salah satu dinding teras juga dibuat nyeleneh dengan olahan bata merah yang dipasang bergelombang. Tiap desain yang ditawarkan menunjukkan keunikan tersendiri hingga ke ruang-ruang terkecil.

Foto : Ifran Nurdin

Original Article

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here