Mengenal Inner Court, Taman dalam Ruang

0
3

Ada banyak cara menghadirkan nuansa hijau tanaman dalam rumah. Mendesain taman kering, taman vertikal, meletakkan berbagai pot dalam sebuah rak, atau bahkan dengan membuat taman dalam ruang. Taman dalam ruang atau sering disebut pula inner court merupakan salah satu cara agar alam dan suasana luar dapat terasa di dalam rumah.

Layaknya sebuah taman, inner court didesain terbuka dan semiterbuka, dapat ditutup dengan atap transparan atau tanpa atap sama sekali. Terbayang, bukan angin segar atau air hujan yang dapat dirasakan di dalam rumah? Bila khawatir dengan hujan, desain atap dengan sistem buka-tutup untuk memudahkan. Dengan desainnya yang seperti itu, inner court memberi manfaat lain, selain sekadar pemandangan hijau dalam ruangan, menambah estetika, dan memberi kesan luas. Kelebihan tersebut ialah inner court dapat membuat ruangan bercahaya dengan sinar matahari yang menerobos, serta memaksimalkan sirkulasi udara.

Untuk mendesainnya, tidak diperlukan luas tertentu. Rumah berukuran besar atau dengan luas terbatas depat menghadirkannya. Meski begitu, posisi inner court sangat penting untuk diperhatikan. Sebaiknya, tempatkan taman ruangan ini di bagian rumah yang membutuhkan sirkulasi udara cukup, seperti di bagain belakang atau lokasi yang menjadi tempat berkumpul seluruh anggota keluarga, di antaranya ruang makan dan ruang keluarga.

Lalu, dengan apa inner court didesain? Umumnya, inner court didominasi oleh unsur bebatuan, seperti batu koral dan tanaman yang tidak terlalu tinggi, misalnya hamparan rumput, semak, atau perdu. Selain itu, pilih tanaman yang membutuhkan sedikit panas matahari untuk memudahkan dalam perawatan, contohnya tumbuhan sansevieria (lidah mertua). Pohon juga bisa ditanam, hanya jangan menempatkan pohon terlalu banyak agar rumah tidak terasa sempit, penuh, atau lembap. Kolam air juga merupakan perpaduan yang menarik untuk inner court. Namun, kolam membutuhkan perawatan yang cukup sulit. Bila tidak dirawat dengan baik, kolam dapat berlumut dan mendatangkan nyamuk.

Selain karena adanya kolam, atap inner court yang terbuka tentunya menjadi jalan yang mudah bagi nayamuk untuk masuk ke dalam rumah. Permasalah ini tentu saja salah satu risiko yang harus dipikirkan. Atasi masalah ini dengan memasang kawat nyamuk. Jika terdapat kolam, bersihkan kolam tersebut secara rutin. Dengan begitu, inner court pun dapat memiliki pemandangan yang menarik dan menjadi lebih menyenangkan.

*dari berbagai sumber

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here