Museum Kata Andrea Hirata di Pulau Belitung

0
489

Masih ingatkah kita dengan cerita dalam novel dan film Laskar Pelangi? Novel dan film tersebut yang mengambil latar Pulau Belitung mampu menyedot wisatawan untuk berkunjung ke sana. Di Pulau Belitung ada satu tempat yang wajib Anda kunjungi, yakni Museum Kata Andrea Hirata. Berdiri sejak tahun 2010, museum ini dapat dikatakan cukup mencolok dan menarik di antara bangunan lain yang berlokasi di Gantong, Belitung Timur.

museum kata

Museum Kata Andrea Hirata merupakan personal project. Bangunan yang berdiri di atas lahan seluas 150 m x 70 m berleter U ini, dua per tiga dari lahannya merupakan bangunan. Museum ini terdiri dari 14 bagian ruangan diantaranya Ruang Ayah, Ruang Lintang, Ruang Mahar, Ruang Ikal, dan Ruang Dapur Tradisional Melayu. Juga, terdapat ruangan literatur seperti Music Literary, Movie Literary, Child Literary, dan Art Literary. Material yang digunakan adalah bata ekspos untuk dinding yang dicat berwarna-warni. Pengaplikasian material ini memberikan suasana ruangan yang lebih imajinatif dan “hangat”.

museum kata

Feels like home, alunan instrumen, dan sound system yang ditempatkan di beberapa sudut ruangan “memanjakan” telinga dan memberikan sensasi ketika kita asyik menikmati suasana di museum kata ini.

Desain Sederhana

museum kata

Life concept museum merupakan konsep utama yang diterapkan di museum ini. Andrea mengakui bahwa museum ini murni didesain secara sederhana tanpa berkiblat pada langgam arsitektur tertentu. Idenya dituangkan dan diterapkan dengan dibantu oleh seniman lokal. Andrea mengatakan bahwa ia terinspirasi dari The Mark Twain Boyhood Home dan museum di Hannibal, Missouri, Amerika Serikat serta The Hobbit Village di New Zealand.

5.-Ruang-Ikal

Andrea ingin memberikan gambaran yang berbeda tentang sebuah museum kepada masyarakat luas. Di sini, pengunjung bebas berdiskusi tentang banyak hal dan berbagai pajangan yang ada juga boleh disentuh. Bahkan, Andrea membebaskan biaya masuk bagi pengunjung.

“Saya menjadikan museum ini sebagai pusat belajar gratis bagi anak-anak di Pulau Belitung. Bahkan, di sini juga terdapat guru tamu dari berbagai negara seperti Australia dan Jerman yang menjadi relawan pengajar,” ujar Andrea Hirata. Selain mengajar, para guru tersebut juga memberikan motivasi kepada lulusan SMA di Pulau Belitung untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

andrea-hirata

Fotografer : Roy Genggam

*Artikel ini dirangkum dari tulisan berjudul “Museum Kata Andrea Hirata” yang ditulis oleh Intan Pradina dan terbit di majalah Griya Asri edisi Mei 2016

Original Article

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here