Penjurian Final Sayembara “Desain Bandar Udara Nusantara 2015“

0
162

Bandara, terutama di daerah destinasi wisata bisa menjadi daya tarik sebagai gerbang masuknya wisatawan manca negara berkunjung ke Indonesia. Untuk itu desain bandara selain harus menarik tentunya juga harus mencirikan nilai-nilai bangsa.

PT Propan Raya dan Kementrian Perhubungan RI bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata RI dan Badan Ekonomi Kreatif RI menyelenggarakan Sayembara Desain Arsitektur Nusantara 3 – 2015, yang bertema “Desain Bandar Udara Nusantara”. Sayembara ini didukung penuh oleh IAI (Ikatan Arsitek Indonesia), HDII (Himpunan Desainer Interior Indonesia), INIAS Resourse Center, GBCI (Green Building Indonesia) dan Rumah Asuh.

“Melalui Sayembara Desain Bandar Udara Nusantara 2015, diharapkan akan memberikan stimulasi, menghimpun ide, kreativitas, potensi, sekaligus mengangkat kembali masyarakat penggiat arsitektur, perencana, dan pelaku pembangunan negeri ini untuk kembali menyadari betapa pentingnya usaha melestarikan arsitektur Nusantara, berbekal visi global penerapan bangunan dan lingkungan yang berkelanjutan.” ujar Yuwono Imanto, Direktur Marketing PT Propan Raya yang juga menjadi Ketua Panitia Sayembara Desain Arsitektur Nusantara 3 – 2015.

Dalam rangka meningkatkan potensi pariwisata di Indonesia, maka lokasi Sayembara Desain Bandar Udara Nusantara 2015 yang ditentukan sebagai salah satu desinasi wisata bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara adalah Bandar Udara Mali di Kabupaten Alor Propinsi Nusa Tenggara Timur yang dikelola oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara Kementerian Perhubungan.

Sesuai dengan Studi Rencana Induk Bandar Udara Mali – Alor Tahun 2013, Bandar udara Mali Alor akan mengalami peningkatan jumlah penumpang, sehingga Desain dalam Sayembara ini direncanakan akan dibangun secara bertahap dan diharapkan Terminal Penumpang dapat diimplementasikan dalam waktu 2 – 5 tahun kedepan dengan konsep bangunan yang berkembang.

Setelah melalui tahapan seleksi dan proses penilaian yang cukup panjang, berdasarkan penilaian dewan juri yang diantaranya adalah Yori Antar, IAI – Nusantara Architect, Founder of Rumah Asuh, Principal Architect PT Han Awal and Partners dan Naning Adiwoso, HDII, GP – Ecological Airport and Interior Designer, Chairperson of Green Building Council Indonesia, maka terpilih 6 hasil karya peserta yang masuk babak penjurian final pada 28 April 2016. Dari hasil karya Sayembara Desain Arsitetur Nusantara tersebut akan ditentukan 3 karya terbaik yang menjadi pemenang. Para pemenang sayembara akan diumumkan pada saat Inagurasi Pemenang Sayembara yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Juli mendatang.

Foto. dok Propan Raya

Original Article

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here