Pusat dan Daerah Harus Sinergi Dalam Pembangunan Rumah Murah

0
304

Pencanangan Program Pembangunan Sejuta Rumah untuk Rakyat, oleh Presiden Joko Widodo, terus diapresiasi oleh pengembang. Tetapi pembangunan rumah murah atau hunian bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah masih banyak mengalami kendala.

Menurut Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Banten Soelaeman Soemawinata, pengembang menghadapi kendala teknis di lapangan. Ia menyebutkan rumah subsidi yang dibangun di masing-masing daerah berbeda-beda luasan dan kualitasnya. “Banyak variabel yang berbeda-beda dan ketentuan di daerah tidak sinkron dengan aturan pemerintah pusat,” katanya di Jakarta.

Ia menyebutkan di Banten umumnya bangunannya ukuran 22 meter persegi, tanah 60 meter persegi. Kondisi bangunan sudah finishing sehingga bisa langsung dihuni. Sementara di Kepulauan Riau (Kepri) tipenya 40/90 tanpa finishing bagian dalam. Di Bengkulu beda lagi, bangunannya di-finishing tapi tidak ada carport. Di beberapa daerah ada yang mewajibkan luas kaveling yang dibangun minimal 120 meter persegi bahkan ada yang 200 meter persegi.

Soelaeman menjelaskan, ada beberapa daerah yang tidak menjalankan program perumahan bersubsidi. Di Kalimantan Tengah misalnya, minimal lahan yang dibangun untuk RS luasnya 200 meter persegi. Akibat ketentuan ini pengembang tidak dapat membangun rumah subsidi karena harganya sudah dipatok pemerintah. Selain itu di sejumlah Pemda masih menganggap rumah subsidi sama saja dengan perumahan komersial sehingga pajaknya diberlakukan komersial.

Menurut Soelaeman, persoalan yang menghambat pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini masih tidak jauh berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Pengembang di daerah masih menemui masalah yang klasik, seperti perizinan, perpajakan, listrik, dan pembiayaan dari perbankan. Untuk mensukseskan program pembangunan sejuta rumah ini dibutuhkan kerjasama dan koordinasi Pemerintah pusat dan daerah yang berkesinambungan.

Foto : Didan

Original Article

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here