Spotify Indonesia Mengudara 30 Maret 2016

0
312

Spotify Indonesia Mengudara 30 Maret 2016 Spotify mendarat di Indonesia, 30 Maret 2016. (StockSnap/Freestocks.org) Jakarta, CNN Indonesia — Penggemar musik di Indonesia akan semakin disodorkan banyak pilihan untuk mendengarkan lagu melalui layanan musik streaming. Kali ini Spotify mendeklarasikan diri untuk membuka keran katalog musiknya ke pecinta musik Tanah Air.
Pengumuman ini disalurkan Spotify melalui akun Twitter miliknya di alamat @SpotifyID. Akun yang baru mencuit beberapa tweet tersebut, membuka pengumuman dengan tulisan "Halo Indonesia. #WaktunyaSpotify"

Pilihan Redaksi

  • Apple Akhiri Layanan Beats Music
  • Alasan Adele Enggan Buka Lapak Musik Streaming
  • Karya The Beatles Kini Bisa Didengarkan di Apple Music
  • Penguna Apple Music Berbayar Capai 10 Juta

Di tweet yang diposting pada 20 Maret 2016, pukul 3 lewat 3 menit tersebut, juga melapirkan sebuah gambar GIF dengan pesan '10 days till Waktunya Spotify'. Ini artinya pada 30 Maret 2016 nanti, layanan musik streaming ini bisa diputar di sejumlah perangkat pintar pengguna Indonesia.
Spotify memungkinkan penggunanya mengakses lagu-lagu secara gratis maupun berbayar. Layanan itu menyediakan berbagai lagu dari label rekaman dunia, seperti Sony, EMI, Warner Music, dan Universal.
Musik dapat dicari dengan mesin pencarian yang memasukkan nama artis, album, genre, daftar lagu, maupun label rekaman.
Bila pengguna bersedia membayar, maka ia tidak akan melihat iklan serta dapat mengunduh musik sehingga bisa didengarkan secara offline.
Spotify berasal dari Swedia dan dirilis pada Oktober 2008. Layanan itu dikembangkan sejak 2006 oleh Spotify AB di Stockholm, Swedia. Perusahaan itu didirikan Daniel Ek dan Martin Lorentzon.
Sejak Desember 2013, Spotify tersedia di Android, Blackberry, iOS, Linux, Microsoft, dan lainnya. Layanan itu muncul di Amerika Serikat sekitar tiga tahun lalu.
Sejauh ini, Spotify mengklaim telah mengumpulkan 10 juta subscribers dari seluruh dunia yang mau membayar. Dengan tawaran akses ke jutaan lagu, pelanggan cukup membayar US$5 (sekitar Rp 60 ribu) hingga US$ 10 (sekitar Rp 131 ribu) per bulan.
Nantinya Spotify akan bersaing dengan Apple Music, Guvera, dan Deezer. Itu juga termasuk dengan layanan sejenis lokal, hasil kolaborasi SK Telecom dan Telkom, yakni Melon.
Menurut sumber CNN Indonesia yang enggan disebutkan namanya, pada acara peluncuran akhir Maret nanti, Spotify akan menggandeng salah satu operator di Indonesia sebagai salah satu layanan yang diperuntukan bagi pelanggannya.
Operator ini, konon katanya, akan memberi layanan khusus untuk bisa berlangganan dengan cara memotong pulsa dan gratis berlangganan dengan syarat serta ketentuan yang berlaku. (tyo/eno)

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here