Tips Sukses Merancang Studio Musik Pribadi Di Rumah

0
459

Membangun studio musik pribadi di rumah bukanlah perkara yang mudah. Ada banyak hal yang perlu Anda pertimbangkan dalam proses rancangannya, terutama perangkat akustik yang menentukan kualitas suara atau bunyi yang dihasilkan serta menjamin bunyi tersebut tidak bocor dan mengganggu ruangan lainnya.

Nah, jika Anda berencana membangun studio musik pribadi di rumah, mungkin Anda bisa menerapkan hal yang sama seperti apa yang dilakukan oleh Irsan Wallad dan Lucy saat mendirikan iCanStudioLive di Kebayoran Baru, Jakarta. Keduanya banyak bereksperimen dengan material dan mengaplikasikan treatment akustik di studio ini. Tujuannya adalah untuk mendukung setiap frekuensi suara dari bermacam-macam alat musik yang dipakai dalam proses rekaman agar hasilnya “jernih dan renyah”.

Di studio ini terdapat permukaan dinding yang diolah untuk memantulkan suara (reflektor), ada yang untuk menyerap suara (absorber), serta ada pula yang untuk memendekkan gelombang suara (diffuser). Hampir tiap ruang diterapkan insulator dengan peredam agar kedap suara (soundproof), terhindar dari masuknya suara bising atau suara getaran dari luar, dan “bocor” suara dari dalam yang dapat mengganggu lingkungan sekitarnya. Contohnya, dinding ruang rekaman utama yang diantaranya juga merupakan dinding koridor dan fasad bangunan studio, dibuat terdiri dari dua lapis susunan batu bata setebal 25 cm yang berfungsi sebagai reflektor sekaligus diffuser.

Bagian bawahnya dibuat berlubang-lubang dengan posisi dan ukuran yang acak sedangkan bagian tengah lubang dibiarkan kosong hanya berisi sedikit pasir serta disekat oleh kaca buram setebal 10 mm sehingga dapat memasukkan cahaya ke dalam ruang.

Permukaan dinding dan lantai koridor serta foyer dilapisi oleh lembaran baja. Material keras ini berfungsi untuk mengeblok suara frekuensi tinggi dan suara bising yang dihasilkan oleh orang yang lalu-lalang ataupun orang yang ngobrol di area koridor. Lembaran baja ini dilas menyatu sampai menutupi kosen dan daun pintu, lalu permukaannya dibiarkan kasar (rustic) sehingga terlihat eksotis. Plafon dan permukaan dinding bagian dalam ruang dilapisi oleh busa berlapis kulit sintetis yang berfungsi untuk mengeblok suara frekuensi rendah.

Studio live ini telah merekam dan meluncurkan beberapa album musik dari artis ternama diantaranya pianis muda Joey Alexander dan penyanyi asal Singapura, Rudy Jo yang membawakan lirik Melayu dalam nada jazz.

Foto : Ifran Nurdin

Arsitek Sekaligus Pemilik : Lucy dan Irsan Wallad

Original Article

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here