ads
Beranda Tutorial Cara Menanam Bawang yang Sudah Bertunas

Cara Menanam Bawang yang Sudah Bertunas

0
0

Kalau Kamu melihat tunas hijau muncul dari puncak bawang, artinya bawang akan tumbuh. Dengan memisahkan tunas di dalam lapisan-lapisan bawang dan menanamnya di tanah yang bagus, Kamu bisa menumbuhkan banyak bawang baru hanya dari satu musim tanam.

[sunting]Langkah

[sunting]Menyiapkan Bawang yang Sudah Bertunas

  1. Kupas kulit terluar yang sudah kering dan seperti kertas. Tarik kulit bawang dari bagian atas dengan jari dan sobeklah sehelai demi sehelai. Buang kulitnya setelah selesai.
  2. Gunakan pisau untuk membelah lapisan-lapisan kulit dari tunas. Tunas tumbuh di bagian tengah umbi bawang. Iris lapisan bawang secara vertikal, tetapi jangan sampai terkena tunas. Ulangi pada sisi lain bawang dan iris lapisannya dengan hati-hati.[1]
    Plant Sprouted Onions Step 2.jpg
    • Kalau Kamu tidak memiliki pisau, kupas lapisan bawang satu per satu dengan tangan.
    • Kamu masih bisa menggunakan lapisan bawang ini kalau masih segar dan renyah, tetapi cucilah terlebih dahulu. Kalau ternyata sudah lunak dan benyai, buang saja.[2]
  3. Pisahkan tunas bawang. Kemungkinan ada beberapa tunas yang tumbuh di bagian tengah umbi bawang. Beberapa tunas akan menembus keluar, sementara yang lainnya belum. Gunakan tangan untuk memisahkan tunas dari satu sama lain dengan hati-hati supaya tidak berebut tempat tumbuh nanti. Dengan perawatan yang baik, setiap tunas bisa tumbuh menjadi umbi bawang yang baru.
    Plant Sprouted Onions Step 3.jpg
  4. Masukkan tunas ke dalam air sampai akarnya tumbuh. Kamu bisa meletakkan setiap tunas di dalam cangkir, gelas, atau mangkuk terpisah. Dalam beberapa hari, akar berwarna putih akan tumbuh dari pangkal setiap tunas.[3]
    Plant Sprouted Onions Step 4.jpg
    • Kalau akar putih sudah tumbuh, Kamu bisa langsung menanam tunas bawang di dalam tanah.
    • Kalau yang Kamu lihat hanya akar cokelat yang kering, artinya akar tersebut sudah mati. Tunggulah sampai akar baru berwarna putih tumbuh.

[sunting]Menanam Anakan Bawang

  1. Tanam anakan sedalam 2,5 cm di dalam tanah berkualitas bagus. Gali satu lubang terpisah untuk setiap anakan lalu kubur bawang sampai bagian yang hijau saja yang terlihat. Beri jarak antaranakan sejauh sekitar 7,5 cm, atau tanamlah di dalam pot yang berbeda supaya tidak berebut tempat hidup.[4] Taburkan selapis tipis mulsa ke atas tanah untuk membantu proses pertumbuhan.
    Plant Sprouted Onions Step 5.jpg
    • Entah ditanam di dalam maupun luar ruangan, pastikan saja anakan bawang mendapatkan sinar matahari yang cukup.
    • Kalau Kamu tinggal di daerah beriklim dingin, tanamlah anakan bawang pada pot dan letakkan di dalam ruangan, baru kemudian perkenalkan ke kondisi luar secara bertahap. Bawang sudah cukup lama berada di dalam ruangan dan perlu beradaptasi terlebih dahulu.[5]
    • Selama musim dingin di daerah beriklim subtropis, letakkan bawang di dalam ruangan sepanjang waktu untuk memastikannya tetap bertahan hidup.[6]
    • Umbi bawang akan mulai terbentuk setelah 60-80 hari.[7]
  2. Siram bawang setiap beberapa hari. Bawang adalah tanaman tangguh, tetapi membutuhkan banyak air untuk tumbuh. Tuangkan sedikit air dari embrat—atau gunakan slang—ke atas tanah di sekeliling bawang, jangan pada tanamannya. Pastikan tanah berdrainase baik.[8]
    Plant Sprouted Onions Step 6.jpg
    • Kalau Kamu menggunakan mulsa, bawang hanya membutuhkan 2,5 cm air dalam seminggu.[9]
  3. Periksa bawang setiap hari dan buang kalau ada gulma yang tumbuh. Selama bawang ditanam, pertumbuhan gulma di sekelilingnya tidak dapat dihindari. Kenakan sarung tangan berkebun dan cabut gulma sampai ke akarnya supaya tidak tumbuh lagi.
    Plant Sprouted Onions Step 7.jpg
  4. Semprot bawang dengan fungisida dua kali seminggu. Semprotan fungisida akan mencegah jamur yang berbahaya merusak bawang dan memastikan tanaman tetap sehat. Beberapa kali semprotan ringan pada setiap bawang saja sudah cukup.[10]
    Plant Sprouted Onions Step 8.jpg
    • Kalau Kamu tidak suka menggunakan senyawa sintetis, semprotan oksidasi atau tembaga adalah alternatif yang bagus.[11]

[sunting]Memanen Bawang

  1. Perhatikan tanda-tanda bawang sudah siap dipanen. Bawang sudah tumbuh dewasa setelah 60-80 hari. Namun, bawang akan membusuk kalau dibiarkan menua terlalu lama. Bawang sudah siap dipanen saat:
    Plant Sprouted Onions Step 9.jpg
    • Umbi bawang muncul sepenuhnya ke atas permukaan tanah. [12]
    • Daun yang semula hijau kini layu dan/atau berubah cokelat. [13]
    • Muncul tangkai bunga.[14]
  2. Cabut bawang dari dalam tanah setelah siap dipanen. Setelah anakan bawang tumbuh menjadi umbi utuh yang siap digunakan, Kamu bisa memanennya. Jangan takut untuk mencabut akarnya.
    Plant Sprouted Onions Step 10.jpg
  3. Letakkan bawang di atas tanah yang kering di luar ruangan selama beberapa hari. Pegang dengan hati-hati dan hamparkan tanpa saling bertumpuk supaya bawang tidak memar. Ini adalah proses pengeringan dan sisa tanah yang menempel akan berjatuhan dari kulit terluar.[15]
    Plant Sprouted Onions Step 11.jpg
  4. Potong akar dan sisakan daun sekitar 2,5 cm. Kamu bisa menggunakan pisau atau gunting berkebun. Pemotongan ini akan menghentikan pembusukan saat bawang disimpan.[16]
    Plant Sprouted Onions Step 12.jpg
  5. Simpan bawang di lantai yang dingin dan kering sampai terbentuk kulit luar yang kering. Bawang sudah kering saat daunnya layu dan lapisan terluar mengering seperti kertas. Lantai gudang atau garasi adalah tempat ideal; atau di mana pun yang dingin, bernaungan, dan kering. Proses pengeringan ini biasanya membutuhkan waktu sampai satu bulan.[17]
    Plant Sprouted Onions Step 13.jpg
    • Kamu tidak perlu melakukan proses pengeringan kalau hendak mengonsumsi bawang dengan segera. Namun, menyimpannya tanpa mengeringkannya terlebih dahulu akan mempertinggi risiko pertumbuhan jamur dan pembusukan.[18]
    • Kalau Kamu tidak bisa menemukan tempat yang cukup kering untuk meletakkan bawang, gunakan saja mesin pengawalembap (dehumidifier) untuk menjaga agar tingkat kelembapan tetap rendah.[19].
  6. Simpan bawang di dalam keranjang atau di kantong jaring yang kering. Penyimpanan seperti ini akan menjamin bawang tetap berada dalam kondisi yang tepat dan tidak merusak buah lain. Sekarang, bawang siap digunakan. Konsumsilah bawang dalam waktu maksimal sebulan. Kalau tunas mulai tumbuh, Kamu bisa menanamnya kembali.[20]
    Plant Sprouted Onions Step 14.jpg

[sunting]

  • Musim kemarau biasanya adalah saat terbaik untuk menanam bawang.[21]

[sunting]Peringatan

  • Kalau Kamu menduga salah satu bawang membusuk atau terasa lunak dan benyai, buanglah dan jangan memakannya.
  • Siram tanah di sekeliling tanaman, bukan pada daunnya. Menyiram daun akan membuat bawang lembap dan mengundang spora jamur serta bakteri. [22]

[sunting]Referensi

Source link

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here