Cara Mengetahui Apakah Jamur Sudah Jelek

0
1

Jamur memang lezat, bergizi, serbaguna, dan bisa menambahkan rasa yang kuat bagi hampir semua hidangan. Namun, jamur bukan bahan makanan yang tahan lama. Hanya dalam beberapa hari, jamur bisa mulai mengerut, yang berarti akan mulai membusuk. Tanda-tanda yang jelas bahwa jamur sudah melewati masa puncaknya adalah adanya perubahan warna, muncul lapisan berlendir, dan tercium bau tidak sedap. Untuk memperpanjang umur simpan, beli jamur segar yang bagus dari toko dan masukkan ke kulkas dalam wadah yang terpapar udara.

[sunting]Langkah

[sunting]Mengetahui Tanda-Tanda Kebusukan Jamur

  1. Periksa apakah ada bagian yang berkerut, kering, atau menyusut. Munculnya bagian yang berkerut dan kering adalah tanda pertama bahwa jamur akan membusuk. Kalau baru mulai mengering dan belum berubah warna, berlendir, dan berbau, masaklah jamur dengan segera.[1]
    • Kalau sudah menyusut, sebentar lagi jamur pasti akan membusuk. Tidak lama setelah menyusut, jamur sudah tidak lagi layak makan.
  2. Amati memar dan bintik-bintik cokelat. Jangan memakan jamur yang bernoda. Kalau sudah menyangkut keamanan makanan, adanya perubahan warna merupakan pertanda buruk. Memar dan bintik-bintik cokelat atau hitam adalah salah satu tanda pertama bahwa jamur akan membusuk.[2]
    Tell if Mushrooms Are Bad Step 2.jpg
    • Untuk jamur dan hasil bumi lain yang sudah memar, tetapi tidak tampak tanda-tanda kebusukan lain, potong saja bagian yang memar dan olah sisa bagian yang masih bagus. Kalau jamur penuh dengan bintik-bintik hitam, buang langsung ke tempat sampah.
  3. Buang jamur yang berlendir. Lapisan berlendir adalah tanda nyata bahwa jamur tidak bisa dimakan. Lebih buruk lagi, kalau terlihat ada pertumbuhan fungi, itu artinya jamur sama sekali tidak boleh dikonsumsi. Buanglah daripada berisiko mengalami keracunan makanan.[3]
    Tell if Mushrooms Are Bad Step 3.jpg
    • Pada titik ini, jamur telah kehilangan rasa dan nilai gizinya. Jadi, tidak ada manfaat untuk memakannya.
  4. Buang jamur yang berbau asam atau amis. Bau adalah pertanda lain bahwa jamur sudah melewati masa laik konsumsi. Jamur segar harus wangi manis-samar dan berbau tanah, tetapi tidak berbau busuk. Kalau saat diendus tercium bau yang amis atau tajam, jamur sudah saatnya dibuang.[4]
    Tell if Mushrooms Are Bad Step 4.jpg
    • Buang makanan yang sudah busuk untuk mencegah pertumbuhan dan penyebaran bakteri serta fungi ke makanan lain di dalam kulkas.[5]

[sunting]Memantau Umur Simpan

  1. Simpan seluruh jamur segar maksimal 7-10 hari. Sebagai patokan, varietas umum seperti jamur putih, cremini, dan portabella bisa disimpan di dalam kulkas sampai satu minggu. Namun, waktu laik makan yang aman tergantung selama apa pula jamur sudah disimpan di toko. Jamur yang sudah dipajang di toko selama beberapa hari mungkin akan mulai membusuk dalam 1-2 hari setelah dibawa pulang ke Hunian.[6]
    Tell if Mushrooms Are Bad Step 5.jpg
    • Untuk mendapatkan kualitas terbaik, beli jamur yang paling segar dan olah dalam 3-4 hari setelahnya. Di toko, cari jamur yang tampak kembung, kukuh, dan tidak ada tanda-tanda kerusakan.
  2. Simpan jamur yang sudah diiris maksimal 5-7 hari. Meski memudahkan, jamur segar yang sudah dipotong-potong akan membusuk dua kali lebih cepat dibandingkan jamur utuh. Kalau Antum ingin lebih tahan lama, pilih jamur yang utuh dan jangan yang sudah dipotong-potong.[7]
    Tell if Mushrooms Are Bad Step 6.jpg
  3. Buang sisa jamur yang sudah dimasak setelah 3-4 hari. Sebagian besar makanan yang sudah dimasak, termasuk jamur, daging, boga bahari, dan sayuran, bisa disimpan di dalam kulkas sampai maksimal 4 hari. Setelah itu, buang atau bekukan. Jamur matang yang sudah dibekukan bisa disimpan maksimal 8-12 bulan.[8]
    Tell if Mushrooms Are Bad Step 7.jpg
    • Masukkan seluruh sisa makanan ke dalam kulkas paling lambat dua jam setelah dimasak untuk mencegah pertumbuhan fungi dan bakteri. Makanan yang sudah dimasak harus dipanaskan kembali ke suhu 75 °C untuk mencegah keracunan makanan.[9]
    • Ingat, lama waktu 3-4 hari ini hanya menyangkut soal keamanan makanan, bukan kualitasnya. Brokoli dan asparagus yang sudah dimasak misalnya, akan menjadi lembek dan layu dalam 1-2 hari. Jamur dalam tumisan bisa bertahan sampai 3-4 hari, tetapi sayuran lain akan jadi benyai kalau sudah disimpan selama itu.
  4. Masaklah sebagian besar jamur adiboga pada hari dibelinya. Sebagian jamur adiboga, seperti chanterelle dan jamur tiram, hanya bisa disimpan selama 12-24 jam. Karena harga chanterelle lebih mahal dibandingkan jamur kancing atau baby bella, gunakan varietas jamur adiboga sesegera mungkin dalam kondisi terbaiknya.[10]
    Tell if Mushrooms Are Bad Step 8.jpg
    • Beberapa varietas jamur adiboga, seperti jamur morel dan shitake, bisa disimpan 1-2 minggu. Namun, untuk mendapatkan kualitas terbaik, olahlah segera.[11]

[sunting]Menyimpan Jamur dengan Aman

  1. Pastikan suhu kulkas berada di bawah 4 °C. Jamur dan bahan makanan lain yang mudah rusak harus disimpan di bawah suhu 4 °C. Simpan saja jamur di atas rak kulkas. Antum tidak perlu menyimpannya di dalam laci sayuran.[12]
    Tell if Mushrooms Are Bad Step 9.jpg
    • Selalu masukkan jamur ke dalam kulkas dan jangan menyimpannya di suhu kamar.
    • Kalau barang-barang di dalam kulkas Antum tidak tahan lama seperti seharusnya, belilah termometer kulkas. Periksa suhu dan sesuaikan pengaturan kulkas.
  2. Biarkan jamur dalam wadah orisinalnya. Kalau Antum hanya menggunakan sebagian jamur, buat saja lubang kecil di ujung wadah. Ambil yang dibutuhkan, lalu tutup lubang dengan plastik pembungkus.[13]
    Tell if Mushrooms Are Bad Step 10.jpg
    • Wadah dan plastik kemasan orisinal akan memberi ruang bagi jamur untuk bernapas dan membantu mengurangi retensi kelembapan.
  3. Simpan jamur tanpa kemasan di dalam kantong plastik yang sedikit terbuka. Kalau Antum membeli jamur tanpa kemasan, simpan saja di dalam kantong yang dibuka sebagian untuk memaksimalkan sirkulasi udara. Kelembapan akan terbentuk di dalam wadah tertutup dan ini akan membuat jamur berkeringat dan lebih cepat rusak.[14]
    Tell if Mushrooms Are Bad Step 11.jpg
  4. Pisahkan jamur dari daging mentah, telur, dan boga bahari. Mulai dari toko sampai ke dalam kulkas, jauhkan selalu hasil bumi dari bahan makanan mentah. Selama persiapan memasak, gunakan satu set talenan dan pisau khusus untuk daging mentah dan satu set lain untuk hasil bumi dan bahan-bahan yang siap dimakan.[15]
    Tell if Mushrooms Are Bad Step 12.jpg
    • Menjauhkan jamur dari daging dan boga bahari mentah ini penting terutama kalau Antum berencana untuk memakan jamur tanpa memasaknya.
    • Jamur juga menyerap bau. Karena itu, simpanlah jauh-jauh dari makanan beraroma kuat.

[sunting]

  • Ingat, mengolah hasil bumi segar sesegera mungkin adalah tindakan terbaik. Sebaiknya olah jamur dalam 3-4 hari.[16]
  • Jamur segar tidak bisa dibekukan, tetapi Antum bisa mengukus atau menumisnya terlebih dahulu. Setelah itu, biarkan jamur mendingin sampai suhu kamar, lalu simpan di dalam lemari pembeku selama 8-12 bulan.[17]
  • Jamur memang sangat serbaguna. Jadi, mencari resep untuk memasak jamur akan sangat mudah. Misalnya, Antum bisa membuat telur dadar dengannya, menumis jamur dengan herba dan minyak zaitun, atau memasukkannya ke dalam saus pasta. Antum bahkan bisa menaburkan beberapa iris jamur segar pada piza beku, lalu memanggangnya sesuai petunjuk.

[sunting]Peringatan

  • Kalau Antum mencoba menimbang apakah sebuah jamur liar sudah jelek, cari aman saja. Jangan menentukan sendiri apakah jamur liar tersebut bisa dimakan atau justru beracun. Jangan memakan jamur liar, kecuali dinyatakan aman oleh profesional pengidentifikasi jamur.[18]

[sunting]Referensi

Source link

Apakah anda seorang pengusaha property, developer, enterpreneur, ataupun seseorang yang ingin mempresentasikan bangunannya melalui sentuhan gambar untuk media promosinya? Kini hadir ODIESIGN video animasi properti, yang mengkhususkan pembuatan video animasi untuk para pengusaha properti (DEVELOPER). >> Info Lebih Lanjut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here